Makan bukan sekadar mengenyangkan perut, tetapi juga bagian dari ibadah. Karena itu, adab makan anak Muslim perlu dikenalkan sejak dini dengan cara menyenangkan. Ketika adab diajarkan melalui cerita dan contoh, anak akan lebih mudah memahami dan menirunya. Bahkan, momen makan bisa menjadi waktu emas untuk menanamkan nilai Islam dalam keluarga.
Anak belajar paling cepat dari kebiasaan yang ia lihat setiap hari. Oleh karena itu, adab makan anak Muslim sebaiknya dikenalkan sejak usia dini. Selain membentuk akhlak, adab ini juga melatih anak untuk bersyukur dan tertib. Lambat laun, anak akan memahami bahwa setiap aktivitas bisa bernilai pahala.
Pengajaran Adab Makan Anak Muslim
1. Membaca Basmallah Sebelum Makan dengan Cerita Sederhana
Orangtua bisa bercerita bahwa membaca basmallah adalah kunci pembuka keberkahan makanan. Dengan mengucapkannya, setan tidak ikut makan bersama kita. Cerita seperti ini biasanya mudah diterima anak. Akhirnya, anak akan terbiasa mengucapkannya tanpa disuruh.
2. Makan Menggunakan Tangan Kanan dengan Penuh Syukur
Adab makan anak Muslim juga mengajarkan penggunaan tangan kanan. Orangtua bisa menjelaskan bahwa tangan kanan adalah tangan yang Allah cintai untuk kebaikan. Misalnya, dengan cerita tokoh anak saleh yang selalu makan dengan tangan kanan. Dengan begitu, anak merasa bangga melakukannya.
Baca juga: Keutamaan Membaca Shalawat di Hari Jumat: Cerita Anak
3. Mengambil Makanan Secukupnya dan Tidak Berlebihan
Saat makan, anak perlu diajari mengambil makanan secukupnya. Jelaskan bahwa makanan adalah nikmat Allah yang harus dijaga. Cerita tentang anak yang tidak menyisakan makanan bisa menjadi contoh sederhana. Selain itu, kebiasaan ini juga melatih tanggung jawab sejak dini.

4. Mengunyah dengan Tenang dan Tidak Sambil Bermain
Adab makan anak Muslim juga mengajarkan sikap tenang saat makan. Orangtua bisa mengingatkan bahwa makan sambil bermain membuat makanan tidak terasa nikmat. Ceritakan bahwa Rasulullah makan dengan tenang dan penuh adab. Dengan cara ini, anak belajar meniru tanpa merasa dinasihati.
5. Mengakhiri Makan dengan Doa dan Rasa Syukur
Setelah makan, ajak anak membaca doa bersama. Jelaskan bahwa doa adalah ucapan terima kasih kepada Allah atas nikmat makanan. Biasanya, anak senang jika diajak berdoa dengan suara bersama-sama. Momen ini sekaligus menutup kegiatan makan dengan suasana hangat.
Baca juga: Inilah Adab Berdoa yang Dianjurkan Rasulullah
Adab makan anak Muslim bukanlah aturan yang menakutkan dan membatasi. Sebaliknya, ia bisa menjadi kebiasaan baik yang mempererat hubungan keluarga. Karena di balik adab yang dicontohkan Rasulullah, pasti tersimpan hikmah bagi tubuh maupun sekitar. Dengan cerita, contoh, dan suasana hangat, anak akan tumbuh dengan adab yang baik. Inilah bekal kecil yang akan ia bawa hingga dewasa.


