Metode menghafal terbaik bukan hanya tentang seberapa cepat seseorang menambah hafalan Al-Qur’an. Seorang penghafal juga perlu menjaga hafalan lama agar tetap kuat dan mampu membacanya dengan lancar. Karena itu, metode tahfidz yang baik perlu mengatur proses menambah hafalan, mengulang, menyetorkan, dan menguji hafalan secara teratur.
PPTQ Al Muanawiyah Jombang menerapkan metode FABINA-ZIYAROTAN untuk membantu santriwati menjalani proses tersebut. Metode ini menggabungkan beberapa aktivitas tahfidz dalam satu pola pembelajaran, mulai dari membaca dengan melihat mushaf hingga tasmi’ hafalan dalam jumlah tertentu.
Mengenal Metode FABINA-ZIYAROTAN
FABINA-ZIYAROTAN merupakan metode yang dirancang untuk membangun kebiasaan menghafal sekaligus menjaga hafalan Al-Qur’an. Nama metode ini terdiri dari beberapa bagian yang masing-masing memiliki target tersendiri.
FABINA-ZIYAROTAN terdiri dari:
- Fa: Fammi Bisyauqin atau membaca 5 juz sehari.
- Bina: Binnadhor dengan penyimak.
- ZiYa: Ziyadah dan nyangking seperempat setoran sebelumnya.
- Ro: Murajaah hafalan dua kali sehari.
- Tan: Tasmi’ kelipatan 5 juz dan ayat-ayatan atau sambung ayat.
Setiap bagian saling melengkapi. Santri tidak hanya mengejar hafalan baru, tetapi juga membangun rutinitas untuk memperkuat hafalan yang sudah dimiliki.

Fa: Fammi Bisyauqin 5 Juz Sehari
Bagian pertama, yaitu “Fa”, merujuk pada Fammi Bisyauqin atau membaca 5 juz Al-Qur’an setiap hari. Kegiatan ini membantu santriwati membangun kedekatan dengan Al-Qur’an melalui rutinitas membaca dalam jumlah tertentu.
Kebiasaan membaca 5 juz juga membuat santri lebih sering berinteraksi dengan halaman-halaman Al-Qur’an yang telah mereka hafalkan. Dengan begitu, mereka tidak hanya fokus pada bagian yang sedang menjadi target setoran.
Rutinitas ini membutuhkan konsistensi. Santri perlu mengatur waktu agar target bacaan tetap berjalan tanpa mengabaikan kewajiban belajar dan aktivitas pesantren lainnya.
Bina: Binnadhor Bersama Penyimak
Selanjutnya, “Bina” berarti Binnadhor bersama penyimak. Dalam kegiatan ini, santriwati membaca Al-Qur’an dengan melihat mushaf di hadapan penyimak.
Kegiatan tersebut membantu santri memperhatikan ketepatan bacaan. Penyimak dapat membantu mengoreksi kesalahan sehingga santri tidak terus membawa kesalahan bacaan ketika memasuki tahap hafalan.
Binnadhor juga membantu membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an secara teliti. Santri tidak hanya mengejar kelancaran, tetapi juga memperhatikan bacaan yang benar.
ZiYa: Ziyadah dan Nyangking Seperempat Setoran
Bagian “ZiYa” mencakup ziyadah dan nyangking seperempat dari setoran sebelumnya. Ziyadah berarti menambah hafalan baru, sedangkan nyangking membantu santri membawa kembali sebagian hafalan yang telah mereka setorkan.
Pola ini membuat proses menghafal tidak berhenti pada penambahan ayat baru. Ketika santri membawa seperempat setoran sebelumnya, mereka kembali berinteraksi dengan hafalan lama sambil menyiapkan hafalan berikutnya.
Dengan demikian, penambahan hafalan berjalan beriringan dengan penguatan hafalan sebelumnya. Pola seperti ini penting karena hafalan baru akan lebih mudah terjaga ketika santri tetap memberikan perhatian kepada hafalan lama.
Ro: Murajaah Dua Kali Sehari
“Ro” berarti setiap santriwati wajib melakukan murajaah hafalan dua kali sehari. Murajaah menjadi bagian penting dalam menjaga hafalan karena santri perlu terus mengulang ayat yang telah mereka kuasai.
Pengulangan secara rutin membantu santri mengenali kembali ayat dan urutan hafalan. Selain itu, murajaah membuat santri terbiasa membaca hafalan tanpa selalu bergantung pada mushaf.
Kewajiban murajaah dua kali sehari juga membangun disiplin. Santri belajar bahwa menjaga hafalan membutuhkan proses yang konsisten, bukan hanya semangat ketika pertama kali menghafalkan ayat.
Tan: Tasmi’ 5 Juz dan Ayat-Ayatan
Bagian terakhir, “Tan”, mencakup tasmi’ hafalan kelipatan 5 juz dan ayat-ayatan atau sambung ayat. Tasmi’ menjadi kesempatan bagi santri untuk menunjukkan hafalan secara lebih menyeluruh di hadapan penyimak.
Target kelipatan 5 juz memberikan tahapan evaluasi yang jelas. Sementara itu, ayat-ayatan membantu santri menguji kemampuan melanjutkan ayat ketika mendapatkan potongan bacaan tertentu.
Kedua bentuk evaluasi tersebut membantu santri mengetahui kekuatan dan bagian hafalan yang masih perlu diperbaiki. Dengan evaluasi yang rutin, santri memiliki dorongan untuk terus menjaga kualitas hafalannya.
Mengapa Metode Menghafal Perlu Menjaga Hafalan Lama?
Sebagian orang mungkin menganggap keberhasilan tahfidz hanya berdasarkan jumlah juz yang berhasil dihafalkan. Padahal, hafalan yang banyak juga membutuhkan penjagaan agar tetap lancar dan tidak mudah hilang.
Karena itu, metode menghafal terbaik perlu mempertimbangkan keseimbangan antara ziyadah dan murajaah. Santri membutuhkan kesempatan untuk menambah hafalan sekaligus mengulang hafalan lama secara teratur.
FABINA-ZIYAROTAN menggabungkan kedua proses tersebut melalui ziyadah, nyangking, murajaah, binnadhor, dan tasmi’. Setiap kegiatan memiliki fungsi yang berbeda, tetapi semuanya mengarah pada tujuan yang sama, yaitu membantu santri membangun hafalan Al-Qur’an secara konsisten.
FABINA-ZIYAROTAN di PPTQ Al Muanawiyah
Penerapan FABINA-ZIYAROTAN menjadi bagian dari upaya PPTQ Al Muanawiyah dalam membangun budaya tahfidz yang terarah. Santriwati tidak hanya mendapatkan target hafalan, tetapi juga mengikuti rutinitas yang membantu mereka menjaga bacaan dan hafalan.
Pola tersebut juga mengajarkan kedisiplinan kepada santri. Mereka belajar mengatur waktu untuk membaca, menyetorkan, menambah hafalan, melakukan murajaah, dan mengikuti evaluasi.
Bagi orang tua yang mencari lingkungan pendidikan tahfidz untuk putrinya, metode pembelajaran menjadi salah satu hal penting untuk diperhatikan. PPTQ Al Muanawiyah Jombang dapat menjadi pilihan bagi orang tua yang ingin memberikan lingkungan pesantren khusus putri dengan pembiasaan menghafal dan menjaga Al-Qur’an secara terstruktur.
Ingin mengetahui lebih lanjut tentang program tahfidznya? Daftarkan putri Anda di PPTQ Al Muanawiyah Jombang dan kenalkan ia pada lingkungan pendidikan yang dekat dengan Al-Qur’an.
Hubungi admin pendaftaran kami sekarang!




