Dalam perjalanan hidup, setiap manusia pasti pernah melakukan khilaf dan dosa. Islam memberikan sebuah kunci sederhana namun sangat dahsyat untuk menghapus dosa sekaligus membuka pintu-pintu kebaikan yang tertutup: Istighfar. Namun, banyak orang yang belum memahami keutamaan istighfar.
Istighfar, atau mengucapkan Astaghfirullah, seringkali dianggap hanya sebagai ungkapan penyesalan setelah berbuat salah. Padahal, keutamaan istighfar mencakup cakupan yang sangat luas, mulai dari kelaparan rezeki, keturunan, hingga kekuatan fisik dan ketenangan jiwa.
1. Pembuka Pintu Rezeki yang Tak Terduga
Salah satu keutamaan istighfar yang paling luar biasa adalah perannya sebagai penarik rezeki. Hal ini ditegaskan oleh Allah SWT dalam kisah Nabi Nuh AS yang tertuang dalam Al-Qur’an:
“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai’.” (QS. Nuh: 10-12).

2. Penghapus Dosa dan Pengangkat Derajat
Fungsi utama istighfar adalah membersihkan hati dari noda dosa. Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika seorang hamba berbuat dosa, muncul titik hitam di hatinya. Istighfar adalah cara untuk membasuh titik hitam tersebut agar hati kembali bercahaya.
Selain menghapus dosa, istighfar juga mengangkat derajat seseorang di surga kelak. Nabi SAW bersabda bahwa ada seseorang yang terheran-heran melihat derajatnya tinggi di surga, lalu dikatakan kepadanya: “Itu karena istighfar anakmu untukmu.” (HR. Ibnu Majah).
3. Memberikan Ketenangan dan Kelapangan Hidup
Di tengah tekanan hidup yang memicu stres dan kecemasan, istighfar hadir sebagai obat penenang alami. Rasulullah SAW memberikan janji yang sangat menyejukkan bagi mereka yang melazimkan istighfar:
“Barangsiapa yang melazimkan (merutinkan) istighfar, Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan, kelapangan dari setiap kesedihan, dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Abu Dawud).
4. Mendatangkan Kekuatan Fisik dan Mental
Bagi Anda yang merasa lelah secara fisik maupun mental dalam menghadapi ujian hidup, istighfar adalah sumber kekuatan. Allah SWT berfirman melalui lisan Nabi Hud AS:
“Dan (Hud berkata): ‘Wahai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertaubatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat lebat atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu…'” (QS. Hud: 52).
5. Benteng dari Azab Allah
Selama seorang hamba masih mau memohon ampun, Allah menjamin bahwa azab-Nya tidak akan turun kepada mereka. Ini adalah perlindungan luar biasa yang Allah berikan kepada umat manusia:
“Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun (beristighfar).” (QS. Al-Anfal: 33).
Baca juga: Cara Tazkiyatun Nafs: Langkah Praktis Menuju Hati yang Tenang
Cara Mengamalkan Istighfar dalam Keseharian
Agar mendapatkan keutamaan istighfar secara maksimal, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan:
-
Rutinkan di Waktu Sahur: Waktu sebelum subuh adalah waktu terbaik untuk beristighfar.
-
Baca Sayyidul Istighfar: Ini adalah tingkatan doa istighfar yang paling utama.
-
Hadirkan Hati: Jangan hanya mengucapkan di lisan, tetapi resapi maknanya dan hadirkan rasa penyesalan serta harapan kepada Allah.
-
Jadikan Napas Harian: Ucapkan saat sedang berkendara, mengantre, atau saat pikiran sedang kosong.
Istighfar adalah hadiah terindah dari Allah untuk hamba-Nya yang tak luput dari salah. Ia adalah kunci dari segala kebuntuan hidup. Mari mulai basahi lisan kita dengan istighfar hari ini, dan rasakan perubahan besar dalam hidup Anda.




