Masa Ta’aruf Santri Baru Diawali Praktik Shalat Berjamaah

Masa Ta’aruf Santri Baru Diawali Praktik Shalat Berjamaah

santri baru menunjukkan karya kartu identitas dalam kegiatan masa ta'aruf santri baru pondok pesantren tahfidz putri al muanawiyah jombang
Masa Ta’aruf Santri Baru Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Muanawiyah Hari Pertama

Al- Muanawiyah— Puluhan santri baru tampak bersemangat mengikuti pembukaan Masa Ta’aruf Santri Baru atau MATSABA di Pondok Tahfidz Putri Al Muanawiyah Jombang, Senin pagi (15/7). Kegiatan ini menandai dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026 sekaligus menjadi langkah awal perjalanan mereka dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an.

Acara dibuka dengan  sambutan dari pengasuh pesantren, Ustadz A. Mu’ammar Sholahuddin. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga niat, kedisiplinan, serta kesungguhan sejak hari pertama.

“Mencari ilmu itu (dilakukan) sepanjang hayat. Nabi Muhammad hanya mewariskan kepada kita Al Qur’an dan Hadits, itu adalah warisan ilmu. Beliau tidak mewariskan negara, kerajaan, atau sebongkah emas.”

Beliau juga menegaskan kiat sukses menuntut ilmu yang disarikan dari Kitab Alala. Enam strategi tersebut adalah cerdas, semangat, sabar, biaya, petunjuk guru, dan waktu yang lama. Sambutan tersebut menjadi motivasi pembuka bagi santri baru agar terus memompa semangatnya dalam menuntut ilmu, utamanya sebagai santri penghafal Al-Qur’an.

Baca juga: Santri Menjalani Tes Baca Kitab di Hari Kedua MATSABA

Adab Menjadi Pondasi di Hari Pertama MATSABA

Hari pertama masa ta’aruf santri baru diawali dengan kegiatan pengenalan profil pondok dan sosialisasi adab pesantren. Setelah itu, santri mendapatkan materi khusus tentang adab dan tata krama. Santri baru diajarkan bagaimana bersikap terhadap guru, sesama santri, maupun dalam menjaga adab harian seperti berpakaian, berbicara, dan bersikap. Materi ini menjadi pondasi penting dalam pembentukan karakter islami di lingkungan pesantren.

Sebagai penutup kegiatan hari ini, santri diberikan penjelasan mengenai praktik wudlu dan shalat berjamaah dengan bimbingan langsung dari para musyrifah. Tujuannya agar para santri terbiasa menjaga kesucian dan membangun kebiasaan ibadah yang tertib sejak awal.

Selama tiga hari ke depan, kegiatan masa ta’aruf santri baru akan terus berlanjut. Santri baru akan menerima materi pengenalan lingkungan pondok, penguatan adab, motivasi, dan pembentukan mental kemandirian. Inilah manfaat mondok yang unik dibandingkan sekolah biasa. Semua rangkaian dirancang agar santri baru siap menapaki perjalanan sebagai calon penghafal quran putri yang tangguh, disiplin, dan berakhlak Qurani.

Dengan dimulainya kegiatan ini, PPTQ Al Muanawiyah Jombang menegaskan komitmennya untuk mendidik generasi muslimah yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap mengabdi untuk umat. Semangat para santri baru menjadi harapan bagi keberlanjutan perjuangan mencetak hafidzah masa depan.

Forum Kerjasama PPTQ Al Muanawiyah dengan UIN Sunan Ampel

Forum Kerjasama PPTQ Al Muanawiyah dengan UIN Sunan Ampel

Alhamdulillah, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Muanawiyah Jombang terus berupaya memperluas manfaat pendidikan dan dakwah. Baru-baru ini, kerjasama PPTQ Al Muanawiyah terjalin dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, khususnya Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), sebagai bentuk sinergi antara pendidikan pesantren dan kampus.

gambar beberapa orang sedang melakukan meeting online business proposal
Meeting online kerjasama PPTQ Al Muanawiyah dengan UIN Sunan Ampel

Kerja sama ini memiliki sejarah yang kuat. Pendiri PPTQ Al-Muanawiyah, Ustadz Muammar Sholahuddin, merupakan alumni UIN Sunan Ampel dan telah dua kali diundang untuk memberi inspirasi dan motivasi kepada mahasiswa, khususnya di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Hubungan baik ini diteruskan oleh adik tingkat beliau yang kini sedang menempuh semester dua di jurusan yang sama.

Dalam program ini, mahasiswa PBI yang mengambil mata kuliah Business English di bawah bimbingan Dr. Siti Asmiyah, M.TESOL dan Dr. Sigit Pramon Jati, Ph.D diberi tugas membuat media promosi atau company profile bagi lembaga dan bisnis mitra. PPTQ Al-Muanawiyah menjadi salah satu lembaga yang terpilih untuk mendapatkan pendampingan ini, sehingga para mahasiswa dapat langsung mempraktikkan ilmu yang mereka pelajari di kampus.

Baca juga: Hikmah Surat Al Zalzalah tentang Berhati-Hati dalam Beramal

Bentuk Kerjasama PPTQ Al Muanawiyah dengan UINSA

Proses kerja sama telah melalui tiga tahap wawancara daring:

  1. Perkenalan dan wawancara awal,

  2. Wawancara lanjutan (deep interview), dan

  3. Paparan hasil konsep company profile.

Ustadz Muammar menyambut positif program ini. “Kerjasama PPTQ Al Muanawiyah ini sangat bermanfaat. Pihak pesantren tersupport oleh mahasiswa, dan mahasiswa mendapat pengalaman praktik nyata dari ilmu yang mereka pelajari,” ujarnya.

PPTQ Al-Muanawiyah, yang berdiri sejak 2020, kini membina lebih dari 80 santri penghafal Al-Qur’an, dengan beberapa telah khatam 30 juz. Meski baru, pondok tahfidz putri ini dikenal unggul dalam manajemen santri dan pelaporan hafalan kepada orang tua. Tahun ini, sekitar 30 santri baru telah bergabung, dengan kuota dibatasi menyesuaikan fasilitas yang tersedia.

Ingin mengetahui lebih lanjut tentang program dan kegiatan PPTQ Al-Muanawiyah Jombang?
Silakan hubungi WhatsApp 0856-4575-4384 atau kunjungi media sosial resmi kami untuk pendaftaran santri baru dan informasi program lainnya.