Al Muanawiyah – Pendidikan terbaik bagi generasi muda tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis dan hafalan di dalam kelas saja. Lembaga pendidikan yang berkualitas harus mampu memberikan ruang bagi santri untuk berinteraksi dengan dunia luar. Aktivitas luar ruangan ini sangat penting untuk menguji mental, mengasah kreativitas, serta melatih kerja sama tim. Oleh karena itu, sebuah sekolah harus aktif mengirimkan siswanya dalam berbagai ajang kompetisi eksternal yang positif. Langkah ini terbukti efektif dalam melatih kepercayaan diri anak untuk tampil di hadapan publik.
Partisipasi aktif dalam ajang Jombang Eco Creative (JEC) menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut.
Kemeriahan Puncak Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kebon Ratu
Festival tahunan ini diselenggarakan secara meriah oleh Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup setempat. Agenda besar ini menjadi puncak perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang berpusat di area Kebon Ratu Jombang. Kegiatan edukatif tersebut berlangsung dengan sangat ramai pada hari Sabtu, 27 Juni 2026 yang lalu. Acara ini menyajikan berbagai rangkaian kompetisi menarik seperti pameran inovasi produk daur ulang hingga peragaan busana ramah lingkungan. Ribuan pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Jombang tampak antusias memadati lokasi festival sejak pagi hari.
SMPQ Al Muanawiyah tidak mau ketinggalan untuk ikut serta memeriahkan panggung kompetisi bergengsi tingkat kabupaten ini.

Pihak sekolah mengirimkan sebanyak 8 orang delegasi siswi terbaik untuk bersaing dalam cabang lomba yel-yel lingkungan. Salah satu siswi menceritakan bahwa mereka hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat selama 2 minggu. Dalam waktu yang sempit itu, mereka harus menyusun teks yel-yel, mengatur koreografi, hingga membuat kostum sendiri. Guru pendamping lomba, Ustadzah Afiyah, membenarkan bahwa seluruh perlengkapan panggung tersebut merupakan hasil karya mandiri para siswi.
Para santri memanfaatkan bahan karung semen bekas yang mereka pola sedemikian rupa hingga membentuk rompi yang rapi. Mereka kemudian menambahkan berbagai hiasan menarik yang terbuat dari sampah kemasan plastik bekas agar terlihat lebih meriah. Kerja keras dan kreativitas tanpa batas ini berhasil memukau para juri serta penonton yang hadir di lokasi.
Pengalaman berharga di lapangan ini tentu akan membentuk karakter santri menjadi pribadi yang lebih terampil dan solutif.
Baca juga: 50 Santri Baru 2026/2027 Al-Muanawiyah Siap Jadi Hafidzah
Keseimbangan Kurikulum Antara Hafalan Quran dan Pengembangan Bakat
PPTQ Al Muanawiyah membuktikan bahwa kehidupan di dalam pesantren tidak membatasi ruang gerak kreativitas anak. Selain fokus membimbing santri menghafal Al-Qur’an, lembaga ini juga sangat mendukung pengembangan minat dan bakat santri. Sekolah memberikan fasilitas lengkap bagi anak-anak untuk mengeksplorasi kemampuan seni, komunikasi, hingga kepedulian sosial mereka. Kurikulum yang seimbang ini sangat penting untuk mempersiapkan mental santri agar siap menghadapi tantangan zaman modern.
Dengan demikian, para santri akan tumbuh menjadi generasi penghafal Al-Qur’an yang cerdas, kreatif, dan mandiri.
Kesimpulannya, keikutsertaan dalam festival lingkungan ini sukses melatih kepekaan sosial sekaligus rasa percaya diri para santri. Pengalaman berharga ini menjadi bukti nyata bahwa santri tahfiz juga mampu bersaing secara sehat di ranah publik. Jika Anda ingin putri Anda mendapatkan pendidikan karakter yang seimbang dan berprestasi, kami siap membantu. PPTQ Al Muanawiyah mengombinasikan metode tahfiz yang kuat dengan beragam kegiatan ekstrakurikuler yang sangat edukatif. Mari bergabung bersama kami untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul, terampil, dan berwawasan lingkungan.
Gerbang pendaftaran santri baru kini telah resmi dibuka untuk menyambut kehadiran putri tercinta Anda.





