Seminar Kesehatan PPTQ Al Muanawiyah Pola Makan Sehat

Seminar Kesehatan PPTQ Al Muanawiyah Pola Makan Sehat

PPTQ Al Muanawiyah menggelar seminar kesehatan bertema “Dampak Konsumsi Mi Instan terhadap Kesehatan dan Pentingnya Pola Makan Sehat” pada Ahad (31/5/2026). Kegiatan berlangsung di Aula PPTQ Al Muanawiyah dengan menghadirkan Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Ona Oktalina, S.Gz., M.PH.

Dalam paparannya, Ona mengajak santriwati memahami pentingnya menjaga pola makan sejak usia remaja. Ia menjelaskan bahwa mi instan menjadi makanan yang populer karena praktis, terjangkau, dan memiliki rasa yang disukai banyak orang. Namun, konsumsi yang berlebihan tetap perlu dihindari karena dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan.

Seminar Kesehatan PPTQ Al Muanawiyah Tingkatkan Kesadaran Gizi Santri

Pada kesempatan tersebut, Ona mengenalkan konsep “Isi Piringku” sebagai panduan pola makan seimbang. Ia juga mengingatkan pentingnya memenuhi kebutuhan sayur, buah, protein, dan karbohidrat setiap hari.

Selain itu, ia mendorong santriwati untuk membiasakan aktivitas fisik serta mencukupi kebutuhan air putih. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut berperan besar dalam menjaga kesehatan tubuh.

foto bersama santri putri dalam Seminar Kesehatan PPTQ Al Muanawiyah Pola Makan Sehat
Santriwati antusias mengikuti seminar kesehatan PPTQ Al Muanawiyah terkait dampak konsumsi mi instan berlebihan

Pemateri juga mengajak peserta untuk lebih sering mengonsumsi real food atau makanan alami. Sebaliknya, ia menyarankan agar remaja tidak terlalu bergantung pada ultra-processed food yang banyak beredar saat ini. Dengan demikian, mereka dapat membangun kebiasaan makan yang lebih sehat untuk jangka panjang.

Dukung Pembinaan Santri Secara Menyeluruh

Seminar berlangsung interaktif sejak awal hingga akhir kegiatan. Santriwati aktif mengajukan pertanyaan seputar stunting, konsumsi mi instan, hingga pentingnya tablet tambah darah bagi remaja putri.

Melalui kegiatan ini, PPTQ Al Muanawiyah tidak hanya fokus membina hafalan Al-Qur’an. Pondok juga membekali santriwati dengan pengetahuan kesehatan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, santriwati dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berilmu, dan memiliki kesadaran menjaga kesehatan diri.

Baca juga: Tradisi Khas Qurban PPTQ Al Muanawiyah, Khataman Bil Ghoib

Seminar kesehatan PPTQ Al Muanawiyah menjadi salah satu program edukatif yang mendukung pembinaan santri secara menyeluruh. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga mendorong santriwati untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian mereka.

Bagi orang tua yang menginginkan pendidikan tahfidz khusus putri dengan pembinaan yang seimbang, PPTQ Al Muanawiyah Jombang terus menghadirkan berbagai program pengembangan diri. Program tersebut mendukung pertumbuhan santriwati dari sisi spiritual, karakter, maupun keterampilan hidup yang bermanfaat di masa depan.

Purnawiyata dan Inagurasi SMPQ Al Muanawiyah Angkatan 2

Purnawiyata dan Inagurasi SMPQ Al Muanawiyah Angkatan 2

Al Muanawiyah – Keluarga besar SMP Quran Al-Muanawiyah menyambut momen kelulusan santri dengan penuh rasa syukur baru-baru ini. Sekolah penghafal Al-Qur’an tersebut sukses menggelar agenda Purnawiyata dan Inagurasi untuk siswa-siswi kelas 9. Agenda besar ini menandai kelulusan resmi bagi para santri SMPQ Al Muanawiyah Angkatan 2. Seluruh rangkaian acara pelepasan tersebut berlangsung selama dua hari penuh, yakni pada tanggal 19 hingga 20 Mei 2026.

Pihak sekolah memilih beberapa lokasi representatif di kawasan wisata Kota Batu dan Malang untuk menyemarakkan momen ini. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Bukit Kalindra, Coban Talun, Villa Dview, Pusat Oleh-Oleh Brawijaya, hingga Alun-Alun Kota Batu.

Rangkaian Kegiatan Religi dan Motivasi yang Berkesan

Sebanyak puluhan santri kelas 9 mengikuti kegiatan ini dengan didampingi oleh tim asatidzah sekolah secara melekat. Para guru pendamping tersebut adalah Ustadzah Norma, Ustadzah Alfiyah, dan Ustadzah Noviyanti. Kehadiran para guru pendamping berfungsi untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan tetap bernilai ibadah.

foto bersama siswa kelas IX SMPQ Al Muanawiyah angkatan 2 dengan latar belakang gunung
Kegiatan selama pelepasan siswa SMPQ Al Muanawiyah angkatan 2

Panitia pelaksana telah merancang berbagai program menarik yang menggabungkan unsur spiritualitas, rekreasi, dan penguatan mental santri. Berikut adalah rangkaian agenda utama yang diikuti oleh SMPQ Al Muanawiyah Angkatan 2 selama dua hari:

  • Ziarah Religius ke Makam Mbah Asy’ari Para santri mengawali kegiatan luar sekolah ini dengan melakukan ziarah ke makam ulama lokal, Mbah Asy’ari. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan penghormatan kepada guru dan meneladani kegigihan perjuangan para ulama terdahulu.

  • Kunjungan Wisata Alam dan Pusat Kota Rombongan sekolah menikmati keindahan alam di Coban Talun serta suasana malam yang hangat di Alun-Alun Kota Batu. Aktivitas rekreasi ini berguna untuk menyegarkan pikiran para santri setelah menempuh ujian kelulusan yang padat.

  • Sesi Sharing, Motivasi, dan Kedekatan Emosional Para siswa mengikuti sesi motivasi khusus serta menulis surat personal antar-teman di area Villa Dview. Agenda emosional ini berfungsi untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi ruang saling memaafkan selama masa sekolah.

  • Acara Puncak Purnawiyata dan Inaugurasi Pihak sekolah menggelar prosesi lambang kelulusan ini secara khidmat di hadapan para guru dan manajemen sekolah. Acara puncak ini menjadi simbol keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pendidikan tingkat menengah dengan baik.

Menyalakan Semangat Baru Menuju Jenjang Pendidikan Lanjutan

Pihak manajemen sekolah menegaskan bahwa agenda luar ruangan ini bukan sekadar prosesi perpisahan fisik biasa. Kegiatan komprehensif ini bertujuan untuk memompa kembali semangat belajar para alumni muda. Oleh karena itu, para santri bisa lebih siap menghadapi tantangan baru di bangku sekolah menengah atas. Penanaman karakter mandiri dan kecintaan pada Al-Qur’an menjadi bekal utama yang melekat pada lulusan angkatan kedua ini.

Baca juga: Pameran Ujian Akhir Kelas IX SMP Qur’an Al Muanawiyah Meriah

Bergabunglah Bersama Keluarga Besar SMPQ Al Muanawiyah

Keberhasilan kelulusan angkatan kedua ini menjadi bukti nyata dari komitmen mutu pendidikan yang kami berikan. SMPQ Al Muanawiyah terus berdedikasi untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang cerdas, berakhlak mulia, dan berwawasan luas. Kami mengombinasikan kurikulum pesantren yang otentik dengan metode pembelajaran formal yang modern dan adaptif.

gambar poster SPMB sekolah tahfidz jombang SMPQ Al Muanawiyah

Dalam hal ini, kami membuka kesempatan emas bagi putra-putri Anda untuk bertumbuh menjadi pribadi yang unggul. Jangan lewatkan kesempatan berharga ini karena kuota penerimaan santri baru setiap tahunnya sangat terbatas.

Masa depan gemilang yang seimbang antara ilmu dunia dan akhirat dimulai dari langkah cerdas Anda hari ini. Mari bergabung bersama kami dan wujudkan generasi islami yang membanggakan keluarga serta bangsa.

👉 Hubungi Kami dan Daftar SMPQ Al Muanawiyah Sekarang

Membentuk Generasi Qur’ani yang Cerdas, Mandiri, dan Berakhlak Mulia.

Penutupan Kegiatan PPTQ Al Muanawiyah dan Muhadhoroh Kubro

Penutupan Kegiatan PPTQ Al Muanawiyah dan Muhadhoroh Kubro

Al MuanawiyahPenutupan kegiatan PPTQ Al Muanawiyah berlangsung pada Minggu, 8 Maret 2026 di lingkungan pesantren. Seluruh santri, asatidz dan asatidzah, serta pengasuh pondok menghadiri kegiatan tersebut. Acara ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus menutup rangkaian program sebelum masa perpulangan santri.

Pada sore hari, kegiatan dimulai dengan buka bersama dan khotmil qur’an pada pukul 16.45 WIB. Pengasuh, asatidz/ah, dan para santri membaca Al-Qur’an serempak yang kemudian diikuti doa khotmil Qur’an dan Shalat Maghrib berjamaah. Kemudian, pada malam hari, mereka menghadiri penutupan kegiatan sekaligus Muhadhoroh Kubro. Rangkaian kegiatan ini menjadi momen kebersamaan penuh makna antar santri dan guru, yang menandai berakhirnya kegiatan pondok.

beberap aorang berkumpul untuk buka bersama dalam penutupan kegiatan PPTQ Al Muanawiyah
Buka bersama pengasuh, asatidz/ah, dan santri dalam rangkaian penutupan kegiatan PPTQ Al Muanawiyah

Muhadhoroh Kubro Warnai Penutupan Kegiatan PPTQ Al Muanawiyah

Melalui kegiatan ini, santri menampilkan berbagai kemampuan sekaligus kreativitas yang telah mereka persiapkan. Pertama, beberapa santri menyampaikan pidato menggunakan tiga bahasa secara bergiliran, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Penampilan tersebut melatih keberanian berbicara di depan umum sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa.

Selanjutnya, pengasuh pondok memberikan syahadah tasmi’ kepada santri yang mencapai target hafalan tertentu, dengan kelipatan lima juz. Syahadah tersebut diberikan kepada santri ketika telah menuntaskan tasmi’ bil ghoib sekali duduk, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan bukti yang dapat diberikan sebagai hadiah kepada orangtua mereka.

gambar foto bersama pembagian syahadah hafalan dalam penutupan kegiatan PPTQ Al Muanawiyah
Santri yang telah menuntaskan tasmi’ 5 juz mendapatkan penghargaan berupa syahadah hafalan

Kemeriahan acara semakin memuncak ketika santri juga menampilkan berbagai pertunjukan seni. Santri yang telah dibagik menjadi beberapa kelompok menampilkan drama, tari tradisional, serta pertunjukan shadow movie. Selain itu, setiap kelompok juga mempersembahkan yel-yel yang menambah semarak suasana kegiatan. Tampilan mereka mengangkat kebudayaan Nusantara, sekaligus memberikan pesan keakraban bagi seluruh santri agar tak pantang menyerah hingga mencapai puncak tasmi’ bil ghoib 30 juz.

Pada akhir acara, panitia memberikan apresiasi kepada kelompok dengan penampilan terbaik dalam muhadhoroh kubro tersebut beserta piala bergilir penghargaan kamar terbersih.

Baca juga: Rahasia Hafalan Kuat Para Santri di Pondok Tahfidz Jombang

Bangun Kebersamaan Santri Penghafal Al-Qur’an

Sepanjang kegiatan, suasana keakraban tampak di antara para santri. Mereka saling memberikan dukungan kepada teman-temannya yang tampil di atas panggung. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga mempererat ukhuwah di lingkungan pesantren.

Menurut pengasuh PPTQ Al Muanawiyah, A. Mu’ammar Shalahuddin, kegiatan ini memang menjadi ajang kreativitas bagi para santri. Pengasuh memberikan memberikan ruang seluas-luasnya bagi santri untuk mengelola kegiatan hingga menyiapkan tampilan secara mandiri.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk berkreasi. Mereka mengelola acara, menyiapkan dekorasi, hingga menampilkan berbagai penampilan terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyegaran bagi santri penghafal Al-Qur’an. Pasalnya, proses menghafal membutuhkan ketekunan dan konsistensi dalam jangka panjang. Harapannya, kegiatan ini memberikan pengalaman berkesan sebelum santri berkumpul bersama orangtua masing-masing.

Suasana Pondok Tahfidz Putri: Dzikir dan Tilawah Rutinitas Santri

Suasana Pondok Tahfidz Putri: Dzikir dan Tilawah Rutinitas Santri

Pondok tahfidz putri bukan hanya tempat belajar dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga rumah bagi hati yang ingin selalu dekat dengan Allah. Di tengah rutinitas padat, dzikir dan tilawah menjadi bagian penting dari keseharian santri. Keduanya bukan sekadar amalan rutin, melainkan sumber ketenangan batin dan penguat semangat dalam menempuh jalan ilmu.

Sejak subuh, suasana di pondok putri terasa begitu damai. Suara lantunan ayat suci menggema dari setiap sudut kamar, disusul dengan dzikir yang menenangkan hati. Dalam kesederhanaan hidup santri, ada kedamaian yang sulit dijelaskan—kedamaian yang muncul dari kedekatan mereka dengan Al-Qur’an. Tak berlebihan jika banyak yang mengatakan bahwa pondok adalah tempat menempa jiwa, bukan hanya tempat menimba ilmu.

Dzikir Sebagai Obat Hati

Dzikir memiliki kekuatan luar biasa untuk menenangkan jiwa yang gundah. Allah berfirman dalam surah Ar-Ra’d ayat 28:

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

Dalam setiap jeda waktu belajar, para santri melantunkan hafalan Al-Qur’annya. Ada yang murojaah sambil duduk di aula, ada pula yang saling menyimak hafalan Al-Qur’an bersama teman seangkatan. Semua itu menjadi penyejuk bagi hati yang mungkin lelah oleh tugas, teman, atau rindu keluarga di rumah.

Sebagaimana pesan dalam lagu Tombo Atiyang populer di kalangan pesantren:

Tombo ati iku lima perkarane,
kaping pisan moco Qur’an lan maknane…

Lirik itu mengingatkan bahwa membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berkumpul dengan orang saleh adalah “obat hati” sejati. Inilah amalan yang terus dijaga oleh para santri di pondok putri setiap harinya.

Tilawah yang Menumbuhkan Cinta Al-Qur’an

Selain dzikir, tilawah menjadi kegiatan utama yang tak pernah terlewat. Di pondok tahfidz putri, tilawah dilakukan bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai bentuk cinta kepada Al-Qur’an. Setiap bacaan diiringi dengan niat mendekatkan diri kepada Allah dan memperindah akhlak.

Bagi para santri, setiap huruf yang dibaca adalah pahala, dan setiap ayat yang dihafal adalah cahaya. Tak heran jika wajah-wajah mereka selalu tampak tenang dan berseri. Ketekunan mereka dalam membaca Al-Qur’an menjadi teladan bagi siapa pun yang ingin merasakan manisnya iman.

Dzikir dan tilawah di sini bukan hanya rutinitas, melainkan perjalanan spiritual yang mendalam. Dari kegiatan sederhana ini lahir hati-hati yang lembut, sabar, dan penuh syukur. Seperti pesan dalam “Tombo Ati”, mendekat pada Al-Qur’an dan berdzikir adalah jalan terbaik untuk menemukan ketenangan sejati.

gambar para santri putri sedang mengaji Al Quran
Kegiatan belajar bersama di Pondok Tahfidz Putri Al Muanawiyah Jombang

Kenapa Harus Pondok Tahfidz Putri?

Pondok tahfidz putri pun terus menjadi tempat terbaik bagi generasi muda muslimah untuk belajar mencintai Allah lewat ayat dan zikir—dua penyejuk hati yang abadi.

Di Pondok Tahfidz Putri Al Muanawiyah Jombang, suasana dzikir dan tilawah bukan sekadar rutinitas, melainkan budaya yang hidup di setiap santri. Melalui program tahfidz, pembinaan akhlak, dan kegiatan ruhiyah harian, santri dibimbing agar menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat sejati. Tidak ada senioritas, tidak ada tekanan—yang ada hanyalah ukhuwah yang menumbuhkan semangat saling mendukung. Di lingkungan yang penuh kasih dan keikhlasan ini, santri bebas berekspresi serta menampilkan bakatnya tanpa khawatir akan adanya bullying. Inilah yang membuat Al Muanawiyah menjadi rumah bagi hati yang rindu ketenangan dan ilmu yang berkah.

Kunjungi website resmi Al Muanawiyah untuk mengenal lebih dekat kehidupan santri dan program unggulan di sana.