Kumpulan Doa Selama Haji, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Kumpulan Doa Selama Haji, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Kumpulan doa selama haji menjadi bekal penting bagi jamaah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci. Melalui doa, jamaah dapat memohon pertolongan, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT. Oleh karena itu, calon jamaah sebaiknya mempelajari bacaan doa sebelum keberangkatan.

Selain memahami tata cara ibadah, jamaah juga perlu mengetahui doa yang dapat diamalkan selama perjalanan. Mulai dari keluar rumah, memasuki Masjidil Haram, hingga menjalani wukuf di Arafah, setiap tahapan menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Berikut kumpulan doa selama haji yang dapat dipelajari secara bertahap.

1. Doa Berangkat dari Rumah

Sebelum meninggalkan rumah, jamaah dapat membaca doa sebagai bentuk tawakal kepada Allah SWT. Bacaan ini mengingatkan bahwa setiap perjalanan membutuhkan pertolongan-Nya.

Arab:

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Latin:

Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya:

“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Baca juga: Persiapan Sebelum Haji: Panduan Lengkap agar Ibadah Lebih Lancar

2. Doa Niat Haji

Setelah mempersiapkan perjalanan, jamaah perlu memahami niat haji sesuai jenis haji yang akan dilaksanakan. Berikut salah satu lafal niat haji yang dapat dipelajari melalui bimbingan manasik.

Arab:

نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitul ḫajja wa aḫramtu bihî lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

“Aku berniat melaksanakan haji dan berihram karena Allah Ta’ala.”

bayangan tangan mengangkat dalam kumpulan doa selama haji
Ilustrasi berdoa (foto: freepik.com)

3. Bacaan Talbiyah

Ketika sudah berihram, jamaah memperbanyak bacaan talbiyah sebagai jawaban atas panggilan Allah untuk berhaji. Bacaan ini juga menegaskan tauhid dan penghambaan kepada-Nya.

Arab:

لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ

Latin:

Labbaika-llâhumma labbaîk, labbaika lâ syarîka laka labbaîk. Innal ḫamda wan ni‘mata laka wal mulk, lâ syarîka lak.

Artinya:

“Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Sungguh, segala puji, nikmat, dan kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”

4. Doa Ketika Memasuki Kota Makkah

Setibanya di Makkah, jamaah dapat berdoa agar Allah memberikan perlindungan dan menjadikan mereka hamba yang taat. Dengan demikian, kedatangan di Tanah Suci menjadi momentum untuk memperbarui niat dan memperbanyak ibadah.

Arab:

اَللّٰهُمَّ هٰذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِيْ وَدَمِيْ وَشَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ

Latin:

Allâhumma hâdzâ ḫaramuka wa amnuka, faḫarrim laḫmî wa damî wa sya‘rî wa basyarî ‘alan-nâr.

Artinya:

“Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu dan tempat aman-Mu. Jauhkanlah tubuhku dari api neraka.”

5. Doa Masuk Masjidil Haram

Selanjutnya, ketika memasuki Masjidil Haram, jamaah dapat membaca doa memohon rahmat Allah. Bacaan ini menjadi pengingat agar setiap langkah menuju tempat ibadah disertai harapan akan ampunan-Nya.

Arab:

اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ

Latin:

Allâhumma-ftaḫ lî abwâba raḫmatika wa maghfiratika.

Artinya:

“Ya Allah, bukakanlah untukku pintu rahmat dan ampunan-Mu.”

Baca juga: HSN 2026 Al Muanawiyah, Lanjutkan Perjuangan Pahlawan dengan Ilmu dan Amal

6. Doa Ketika Melihat Ka’bah

Saat pertama kali melihat Ka’bah, jamaah dapat memperbanyak doa dan mengagungkan Allah. Selain itu, momen ini bisa dimanfaatkan untuk menghayati kebesaran-Nya dan mensyukuri kesempatan beribadah di Tanah Suci.

Arab:

اَللّٰهُمَّ زِدْ هٰذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً

Latin:

Allâhumma zid hâdzal baita tasyrîfan wa ta‘dhîman wa takrîman wa mahâbatan.

Artinya:

“Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada Baitullah ini.”

7. Doa Saat Tawaf

Berikutnya, jamaah melaksanakan tawaf dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Selama tawaf, jamaah dapat membaca zikir, berdoa, dan memohon berbagai kebaikan kepada Allah.

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad ialah:

Arab:

رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:

Rabbanâ âtinâ fid-dunyâ ḫasanah, wa fil-âkhirati ḫasanah, wa qinâ ‘adzâban-nâr.

Artinya:

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka.”

Namun, jamaah tidak harus membaca doa yang sama pada setiap putaran. Mereka juga dapat berzikir atau memanjatkan doa pribadi selama tidak mengganggu jamaah lain.

8. Doa Saat Sa’i

Setelah tawaf, jamaah yang menjalankan sa’i berjalan antara Bukit Shafa dan Marwah sesuai ketentuan manasik. Pada rangkaian ini, jamaah dapat memperbanyak zikir dan doa sambil mengingat perjuangan Siti Hajar.

Arab:

اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ

Latin:

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar.

Artinya:

“Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.”

Selain bacaan tersebut, jamaah dapat berdoa sesuai kebutuhan. Dengan memahami maknanya, jamaah diharapkan tidak sekadar melafalkan bacaan, tetapi juga menghayati ibadah yang sedang dijalankan.

9. Doa Ketika Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang sangat penting. Oleh sebab itu, jamaah sebaiknya memanfaatkan waktu wukuf untuk berzikir, beristigfar, dan memohon ampunan Allah.

Arab:

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Latin:

Lâ ilâha illallâhu waḫdahu lâ syarîka lah, lahul-mulku wa lahul-ḫamdu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr.

Artinya:

“Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Selama wukuf, jamaah juga dapat memanjatkan doa dengan bahasa yang dipahami. Misalnya, mereka memohon ampunan, kesehatan, keselamatan keluarga, dan keteguhan dalam menjalankan ketaatan.

10. Doa Ketika Tiba di Muzdalifah

Setelah menyelesaikan wukuf, jamaah bergerak menuju Muzdalifah sesuai jadwal dan ketentuan penyelenggaraan haji. Di tempat ini, jamaah dapat berzikir dan memohon agar Allah menerima ibadah mereka.

Arab:

اَللّٰهُمَّ إِنَّ هٰذِهِ مُزْدَلِفَةُ جُمِعَتْ فِيْهَا أَلْسِنَةٌ مُخْتَلِفَةٌ تَسْأَلُكَ حَوَائِجَ مُتَنَوِّعَةً فَاجْعَلْنِيْ مِمَّنْ دَعَاكَ فَاسْتَجَبْتَ لَهُ

Latin:

Allâhumma inna hâdzihi Muzdalifatu jumi‘at fîhâ alsinatun mukhtalifatun, tas’aluka ḫawâija mutanawwi‘atan, faj‘alnî mimman da‘âka fastajabta lah.

Artinya:

“Ya Allah, di Muzdalifah ini berkumpul orang-orang dengan berbagai bahasa yang memohon beragam kebutuhan kepada-Mu. Jadikanlah aku termasuk orang yang berdoa kepada-Mu lalu Engkau kabulkan.”

11. Doa Saat Melontar Jamrah

Berikutnya, jamaah melaksanakan rangkaian melontar jamrah di Mina sesuai ketentuan manasik. Ibadah ini mengingatkan jamaah untuk menjauhi godaan dan terus menaati perintah Allah.

Arab:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِيْنِ وَرِضًا لِلرَّحْمٰنِ اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا

Latin:

Bismillâhi wallâhu akbar, rajman lisysyayâthîni wa ridhan lirraḫmâni. Allâhummaj‘al ḫajjan mabrûran wa sa‘yan masykûran.

Artinya:

“Dengan nama Allah, Allah Mahabesar. Ya Allah, jadikanlah hajiku sebagai haji yang diterima dan usahaku sebagai amal yang diberi balasan.”

12. Doa Minum Air Zamzam

Selain menjalankan rangkaian utama haji, jamaah juga dapat meminum air Zamzam dan memanjatkan doa. Saat melakukannya, jamaah hendaknya menghadirkan niat yang baik serta berharap memperoleh manfaat dengan izin Allah.

Arab:

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

Latin:

Allâhumma innî as’aluka ‘ilman nâfi‘an, wa rizqan wâsi‘an, wa syifâ’an min kulli dâ’.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”

Baca juga: Adab Minum Air Zam-Zam Agar Menambah Berkah

13. Doa Memohon Haji Mabrur

Setiap jamaah tentu berharap ibadah hajinya diterima Allah SWT. Karena itu, jamaah dapat memohon agar seluruh rangkaian ibadah membawa perubahan baik dalam kehidupan setelah kembali ke tanah air.

Arab:

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا

Latin:

Allâhummaj‘al ḫajjan mabrûran, wa sa‘yan masykûran, wa dzanban maghfûran.

Artinya:

“Ya Allah, jadikanlah haji ini sebagai haji yang mabrur, usaha yang disyukuri, dan dosa yang diampuni.”

14. Doa Ketika Pulang Haji

Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, jamaah bersiap kembali ke tanah air. Sebagai ungkapan syukur atas perjalanan tersebut, jamaah dapat membaca zikir berikut.

Arab:

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Latin:

Lâ ilâha illallâhu waḫdahu lâ syarîka lah, lahul-mulku wa lahul-ḫamdu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr.

Artinya:

“Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Tips Mengamalkan Kumpulan Doa Selama Haji

Agar lebih mudah diamalkan, jamaah sebaiknya mempelajari doa berdasarkan urutan perjalanan. Dengan cara ini, mereka dapat mengingat bacaan sesuai tempat dan tahapan ibadah.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Simpan kumpulan doa selama haji dalam buku saku atau telepon genggam.
  2. Pelajari tulisan Arab, latin, dan artinya sebelum keberangkatan.
  3. Kelompokkan doa berdasarkan tempat dan tahapan ibadah.
  4. Ikuti bimbingan manasik agar memahami tata cara pelaksanaan haji.
  5. Pahami bahwa tidak semua doa dalam kumpulan tersebut merupakan bacaan wajib haji.
  6. Utamakan doa yang bersumber jelas dan pelajari kesesuaiannya dengan tuntunan ibadah.

Penutup

Kumpulan doa selama haji membantu jamaah memperbanyak zikir dan memohon pertolongan Allah selama berada di Tanah Suci. Selain menghafal bacaan, jamaah perlu memahami arti doa agar ibadah terasa lebih khusyuk dan bermakna.

Pada akhirnya, persiapan ilmu, ketulusan niat, dan kepatuhan terhadap tuntunan manasik sama pentingnya. Semoga Allah memberikan kelancaran perjalanan, menerima ibadah, serta menganugerahkan haji yang mabrur kepada seluruh jamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *