Lomba Santri Al Muanawiyah Seru Sambut Ajaran Baru

Lomba Santri Al Muanawiyah Seru Sambut Ajaran Baru

Al MuanawiyahKehidupan di dalam pondok pesantren tahfiz selalu lekat dengan rutinitas murajaah dan setoran ayat setiap hari. Jeda waktu menjelang tahun ajaran baru menjadi momentum yang tepat untuk menyegarkan kembali pikiran para santri. Oleh karena itu, pihak pengelola asrama menyelenggarakan sebuah acara khusus untuk mengisi waktu luang tersebut. Acara ini menyasar seluruh santri lama agar mereka siap menyambut kedatangan adik-adik kelas baru. Melalui kegiatan yang interaktif, kebersamaan antarsantri dapat terjalin dengan jauh lebih erat.

Kemeriahan agenda lomba santri pra-matsaba ini sukses menghidupkan suasana ceria di lingkungan pesantren.

Refreshing Santri dengan Beragam Lomba Seru

Pihak panitia telah menyusun jadwal kompetisi yang sangat padat namun tetap menyenangkan bagi seluruh santri. Acara ini berlangsung secara meriah pada hari Kamis, 9 Juli 2026 yang lalu. Seluruh rangkaian kegiatan berpusat langsung di area halaman kompleks PPTQ Al Muanawiyah.

Baca juga: Membangun Kepercayaan Diri Anak Lewat Hafalan Al-Qur’an

Pada sesi pagi hari, para santri saling adu ketangkasan dalam kompetisi biskuit ekspresi yang sangat mengundang tawa. Kemeriahan acara kemudian berlanjut pada sesi sore hari dengan berbagai pilihan permainan tradisional yang menarik. Para santri tampak kompak mengikuti kompetisi estafet karet, balap karung, kempit balon, hingga lomba sunggi tampah. Seluruh peserta saling memberikan dukungan terbaik untuk membawa kelompok mereka meraih kemenangan.

Selanjutnya, suasana perlombaan berubah menjadi lebih hangat dan penuh khidmat ketika memasuki sesi malam hari.

gambar lomba santri Al Muanawiyah biskuit ekspresi
Lomba santri biskuit ekspresi yang seru sekaligus mengundang tawa

Puncak Acara Api Unggun dan Peningkatan Motivasi

Sesi malam hari menjadi momen puncak yang paling dinantikan oleh seluruh santri lama. Panitia membuka kegiatan malam dengan kompetisi memasukkan paku ke dalam botol yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Setelah perlombaan selesai, para santri segera berkumpul melingkari area halaman untuk menyalakan api unggun bersama. Sorot cahaya api unggun berhasil menghangatkan malam yang dingin di lingkungan kompleks pesantren.

Baca juga: Pameran Karya Praktik Wirausaha Siswa SMPQ Al Muanawiyah

Acara malam tersebut terasa semakin istimewa berkat kehadiran Ayah Amar selaku Founder dan Pembina PPTQ Al Muanawiyah. Beliau memberikan sesi motivasi khusus di hadapan para santri yang duduk melingkar. Ayah Amar menyampaikan pesan mendalam terkait pentingnya membangun semangat menghafal Al-Qur’an secara konsisten. Beliau mengingatkan para santri lama agar senantiasa menjaga keikhlasan niat di atas jalan dakwah ini.

api unggun dikelilingi santri PPTQ Al Muanawiyah
Kegiatan api unggun sekaligus peningkatan motivasi santri

Untaian nasihat bijak tersebut berhasil membakar kembali tekad para santri untuk menjadi hafidz yang mutqin.

Kesimpulannya, agenda rutin tahunan ini sukses memberikan suntikan energi positif baru bagi para penghuni asrama. Kegiatan ini terbukti ampuh menghilangkan rasa jenuh sekaligus memperkuat mentalitas belajar para santri. Kini, para santri lama telah siap menyongsong tahun ajaran baru dengan jiwa yang lebih segar. Mereka juga siap menjadi teladan yang baik bagi kedatangan para santri baru nantinya. Semoga kemeriahan acara lomba santri ini dapat membawa keberkahan bagi proses dakwah PPTQ Al Muanawiyah.

Penutupan Kegiatan PPTQ Al Muanawiyah dan Muhadhoroh Kubro

Penutupan Kegiatan PPTQ Al Muanawiyah dan Muhadhoroh Kubro

Al MuanawiyahPenutupan kegiatan PPTQ Al Muanawiyah berlangsung pada Minggu, 8 Maret 2026 di lingkungan pesantren. Seluruh santri, asatidz dan asatidzah, serta pengasuh pondok menghadiri kegiatan tersebut. Acara ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus menutup rangkaian program sebelum masa perpulangan santri.

Pada sore hari, kegiatan dimulai dengan buka bersama dan khotmil qur’an pada pukul 16.45 WIB. Pengasuh, asatidz/ah, dan para santri membaca Al-Qur’an serempak yang kemudian diikuti doa khotmil Qur’an dan Shalat Maghrib berjamaah. Kemudian, pada malam hari, mereka menghadiri penutupan kegiatan sekaligus Muhadhoroh Kubro. Rangkaian kegiatan ini menjadi momen kebersamaan penuh makna antar santri dan guru, yang menandai berakhirnya kegiatan pondok.

beberap aorang berkumpul untuk buka bersama dalam penutupan kegiatan PPTQ Al Muanawiyah
Buka bersama pengasuh, asatidz/ah, dan santri dalam rangkaian penutupan kegiatan PPTQ Al Muanawiyah

Muhadhoroh Kubro Warnai Penutupan Kegiatan PPTQ Al Muanawiyah

Melalui kegiatan ini, santri menampilkan berbagai kemampuan sekaligus kreativitas yang telah mereka persiapkan. Pertama, beberapa santri menyampaikan pidato menggunakan tiga bahasa secara bergiliran, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Penampilan tersebut melatih keberanian berbicara di depan umum sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa.

Selanjutnya, pengasuh pondok memberikan syahadah tasmi’ kepada santri yang mencapai target hafalan tertentu, dengan kelipatan lima juz. Syahadah tersebut diberikan kepada santri ketika telah menuntaskan tasmi’ bil ghoib sekali duduk, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan bukti yang dapat diberikan sebagai hadiah kepada orangtua mereka.

gambar foto bersama pembagian syahadah hafalan dalam penutupan kegiatan PPTQ Al Muanawiyah
Santri yang telah menuntaskan tasmi’ 5 juz mendapatkan penghargaan berupa syahadah hafalan

Kemeriahan acara semakin memuncak ketika santri juga menampilkan berbagai pertunjukan seni. Santri yang telah dibagik menjadi beberapa kelompok menampilkan drama, tari tradisional, serta pertunjukan shadow movie. Selain itu, setiap kelompok juga mempersembahkan yel-yel yang menambah semarak suasana kegiatan. Tampilan mereka mengangkat kebudayaan Nusantara, sekaligus memberikan pesan keakraban bagi seluruh santri agar tak pantang menyerah hingga mencapai puncak tasmi’ bil ghoib 30 juz.

Pada akhir acara, panitia memberikan apresiasi kepada kelompok dengan penampilan terbaik dalam muhadhoroh kubro tersebut beserta piala bergilir penghargaan kamar terbersih.

Baca juga: Rahasia Hafalan Kuat Para Santri di Pondok Tahfidz Jombang

Bangun Kebersamaan Santri Penghafal Al-Qur’an

Sepanjang kegiatan, suasana keakraban tampak di antara para santri. Mereka saling memberikan dukungan kepada teman-temannya yang tampil di atas panggung. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga mempererat ukhuwah di lingkungan pesantren.

Menurut pengasuh PPTQ Al Muanawiyah, A. Mu’ammar Shalahuddin, kegiatan ini memang menjadi ajang kreativitas bagi para santri. Pengasuh memberikan memberikan ruang seluas-luasnya bagi santri untuk mengelola kegiatan hingga menyiapkan tampilan secara mandiri.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk berkreasi. Mereka mengelola acara, menyiapkan dekorasi, hingga menampilkan berbagai penampilan terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyegaran bagi santri penghafal Al-Qur’an. Pasalnya, proses menghafal membutuhkan ketekunan dan konsistensi dalam jangka panjang. Harapannya, kegiatan ini memberikan pengalaman berkesan sebelum santri berkumpul bersama orangtua masing-masing.