Doa sesudah makan bukan sekadar rangkaian kalimat yang kita ucapkan secara lisan, melainkan bentuk pengakuan tulus seorang hamba atas nikmat rezeki dari Allah SWT. Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk selalu menutup aktivitas makan dengan pujian kepada Sang Pemberi Rezeki agar nutrisi yang masuk ke dalam tubuh berubah menjadi energi ibadah yang berkah. Tanpa kesadaran untuk bersyukur, makanan yang kita konsumsi hanya akan menjadi pemuas rasa lapar tanpa memberikan ketenangan batin.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai doa, arti, serta hikmah di balik sunnah yang sering kali kita lupakan ini.
Baca juga: Pengajaran Adab Makan Anak Muslim yang Mudah Dipraktikkan
Lafadz Doa Sesudah Makan dan Artinya
Sebagai umat Muslim, kita sebaiknya menghafal dan memahami makna dari setiap kata yang kita ucapkan. Berikut adalah teks doa yang paling populer sesuai sunnah:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِينَ
Alhamdu lillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiin.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang muslim.”
Membiasakan diri membaca doa sesudah makan akan menanamkan rasa rendah hati. Kita menyadari bahwa tanpa izin Allah, sebutir nasi pun tidak akan sampai ke meja makan kita.

Rahasia Keberkahan di Balik Syukur
Mengapa Islam sangat menekankan pentingnya berdoa setelah kenyang? Ada beberapa rahasia besar yang tersimpan di dalamnya:
-
Pembersih Dosa: Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa siapa pun yang makan lalu membaca pujian kepada Allah atas nikmat tersebut, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
-
Menjaga Kesehatan Ruhani: Makanan yang kita iringi dengan doa akan membawa pengaruh positif pada watak dan perilaku seseorang.
-
Menambah Nikmat: Sesuai janji Allah dalam Al-Qur’an, barang siapa yang bersyukur, maka Allah pasti akan menambah nikmat-Nya.
Adab Makan Sesuai Sunnah Rasulullah
Selain membaca doa sesudah makan, santri di pesantren biasanya diajarkan untuk menjaga adab-adab lainnya, seperti:
-
Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
- Membaca doa sebelum makan.
-
Menggunakan tangan kanan.
-
Tidak mencela makanan yang tersaji.
-
Membersihkan sisa makanan di piring (tidak mubazir).
-
Makan sambil duduk dengan tenang dan tidak terburu-buru.
Mengamalkan doa sesudah makan adalah langkah sederhana namun berdampak besar bagi kualitas iman kita. Dengan bersyukur, kita mengubah rutinitas harian menjadi ladang pahala yang terus mengalir.


















