JQH UNIA Prenduan Studi Banding ke PPTQ Al Muanawiyah

JQH UNIA Prenduan Studi Banding ke PPTQ Al Muanawiyah

Al MuanawiyahPondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al Muanawiyah kembali menjadi tempat berbagi inspirasi bagi para penghafal Al-Qur’an. Kali ini, kunjungan studi banding datang dari Jam’iyyatul Qurro’ wal Huffadz Universitas Al Amien Prenduan (JQH UNIA) , yang mengangkat tema “Mengintegrasikan Tirakat dan Ajaran Al-Qur’an dalam Kehidupan Sehari-hari.”

Kegiatan yang berlangsung pada Ahad, 5 November 2025 ini dihadiri oleh 25 mahasantri dan 3 pembina, dengan pendamping utama Ustadz Muhammad Nurul Yaqin, M.Pd.I. Kunjungan tersebut berawal dari inspirasi seorang alumni PPTQ Al Muanawiyah, A’yun, yang kini tengah menempuh studi di Universitas Al Amien melalui program beasiswa tahfidz. Hubungan ini menjadi jembatan ukhuwah dan motivasi tersendiri bagi kedua lembaga.

gambar mahasantri putri menyimak penjelasan pembicara dalam studi banding
Foto kegiatan studi banding JQH UNIA Prenduan di PPTQ Al Muanawiyah Jombang

Berbagi Inspirasi untuk Mahasantri JQH UNIA

Suasana hangat terasa sejak awal acara. Sesi pertama diisi oleh Ananda Julia Rahmah, salah satu santri PPTQ Al Muanawiyah, yang menyampaikan materi tentang pentingnya tirakat dan konsistensi dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Ananda menuturkan bahwa setiap hafidz harus menyiapkan diri bukan hanya secara intelektual, tetapi juga spiritual, agar hafalannya senantiasa terjaga.

Kemudian, Ustadz A. Muammar, pengasuh PPTQ Al Muanawiyah, memberikan penguatan motivasi tentang kekuatan pikiran dalam proses menghafal.

“Pikiran adalah kekuatan. Afirmasi positif yang sejalan dengan keimanan akan menumbuhkan dorongan kuat untuk berusaha. Tanpa pikiran yang jernih, hafalan sulit bertahan,” ungkapnya memberikan motivasi.

Selanjutnya, Ustadzah Ita Harits turut menyampaikan pandangan inspiratif seputar pentingnya kebersamaan dalam menghafal Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa seorang santri baru benar-benar teruji kekuatannya ketika mampu khatam 30 juz dan tetap istiqamah menjaga hafalannya di tengah kesibukan.

Baca juga: Forum Kerjasama PPTQ Al Muanawiyah dengan UIN Sunan Ampel

Menguatkan Semangat Tahfidz dan Silaturahmi

Melalui studi banding Al Amien Prenduan ini, para peserta dari JQH UNIA berkesempatan untuk berdialog langsung dengan pengasuh Al Muanawiyah. Sesi tanya jawab berlangsung hangat, membahas metode tahfidz, menjaga hafalan, hingga cara menumbuhkan ruh Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Para pembina JQH UNIA menyampaikan rasa syukur atas kesempatan belajar bersama ini. “Kami menemukan semangat baru di sini. Cara para santri Al Muanawiyah menyeimbangkan hafalan dan tirakat sangat menginspirasi,” ujar salah satu pembina dalam kesan penutup.

Pertemuan ini menjadi bukti bahwa semangat mencintai Al-Qur’an tak berhenti di dinding pesantren mana pun. Melalui kegiatan seperti ini, kedua lembaga berharap tercipta sinergi dalam melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa dakwah.

Program IT Pesantren Al Muanawiyah Didik Santri Terampil Digital

Program IT Pesantren Al Muanawiyah Didik Santri Terampil Digital

Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, program IT pesantren menjadi kebutuhan penting dalam dunia pendidikan Islam. Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Muanawiyah Jombang menghadirkan terobosan pembinaan digital untuk membekali para santri agar mampu berdakwah di era modern.

Program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan tanggung jawab moral agar setiap karya digital tetap berlandaskan nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Dalam arahannya, Ustadz Amar menyampaikan bahwa media sosial saat ini menjadi ladang dakwah yang besar, namun juga rentan terhadap penyebaran informasi yang menyesatkan. Oleh karena itu, santri harus dibekali kemampuan literasi digital yang kuat agar mampu menghadirkan konten bermanfaat dan penuh hikmah.

Tim Multimedia: Belajar Teknologi untuk Dakwah

Di Pondok Pesantren Al Muanawiyah, sudah terbentuk tim multimedia khusus yang bertugas mengelola konten digital. Mereka dilatih untuk mengoperasikan berbagai peralatan publikasi seperti live streaming, podcast, dan dokumentasi kegiatan pondok.
Ada yang bertugas sebagai operator OBS dan audio, desainer grafis, editor video, dan fotografer lapangan. Masing-masing anggota berperan penting dalam menjaga kualitas publikasi dakwah pesantren agar tetap profesional dan inspiratif.

Melalui tim ini, santri putri belajar bahwa teknologi dapat menjadi sarana amar ma’ruf nahi munkar yang efektif. Mereka tidak hanya memproduksi konten, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai dakwah yang bijak dan santun.

gambar laptop, mixer sound, dan alat perekam dan peralatan multimedia lainnya
Foto pembinaan keterampilan santri Al Muanawiyah di bidang multimedia

Laboratorium Komputer dan Literasi Digital

Sebagai bentuk keseriusan dalam pengembangan program IT pesantren, Al Muanawiyah juga memiliki laboratorium komputer yang telah digunakan untuk pelaksanaan ANBK 2025. Fasilitas ini menjadi wadah bagi santri untuk belajar komputer, desain digital, dan editing multimedia.

Dengan pembinaan intensif, santri dilatih menjadi kreatif, disiplin, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak. Hal ini sejalan dengan semangat pesantren yang ingin mencetak generasi Qurani yang cakap digital tanpa kehilangan adab dan akhlaknya.

beberapa santri putri sedang mengerjakan ujian berbasis komputer di laboratorium komputer pondok pesantren
Pelaksanaan ANBK 2025 di laboratorium komputer pondok pesantren Al Muanawiyah

Menyiapkan Santri Dakwah di Era Digital

Di tengah derasnya arus informasi, peran santri sebagai penjaga nilai kebenaran sangat dibutuhkan. Dengan bekal ilmu agama dan teknologi, para santri Al Muanawiyah siap menjadi content creator islami yang menginspirasi masyarakat luas. Mereka diharapkan mampu menjaga kesucian pesan dakwah dan memperluas pengaruh positif Islam melalui media digital.


Pondok Pesantren Al Muanawiyah terus membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin belajar agama sekaligus teknologi. Dengan mengikuti program IT pesantren, santri akan mendapatkan pengalaman belajar yang seimbang antara spiritualitas dan kecakapan digital.
Kunjungi laman resmi Al Muanawiyah untuk mengetahui lebih banyak tentang program pembinaan santri digital dan kegiatan multimedia lainnya.

Santri Putri Pondok Tahfidz yang Disiplin dari Fajr ke Malam

Santri Putri Pondok Tahfidz yang Disiplin dari Fajr ke Malam

Santri putri di pondok tahfidz memiliki rutinitas yang disiplin dan terstruktur, membentuk karakter Islami yang kuat. Di Al Muanawiyah, pendidikan karakter dan pembinaan akhlak menjadi fokus utama, agar santri tidak hanya mahir menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin santri yang tinggi tercermin dari jadwal harian yang dimulai sejak dini hari hingga malam.

Rutinitas Pagi: Dari Tahajud hingga Tilawah

Hari santri putri di kelas tahfidz murni dimulai pukul 03.00 dengan tahajud dan istighotsah, diikuti jamaah Subuh pukul 04.30. Setelah itu, santri melakukan murojaah hafalan dari pukul 05.00 hingga 05.30. Aktivitas pagi berlanjut dengan shalat Dhuha, tilawah, serta persiapan setoran dan sarapan. Kedisiplinan santri terlihat nyata, karena setiap kegiatan dilaksanakan dengan tertib dan penuh khusyuk, membiasakan mereka hidup disiplin sejak dini.

Baca juga: Metode Sambung Ayat dan Tasmi’ Agar Hafalan Mutqin

Aktivitas Siang: Pembinaan Akhlak dan Pendidikan Karakter

Pada pukul 08.00 hingga 10.00, santri berdoa dan mengikuti halaqoh setoran. Setelah itu, tilawah dan program IT menjadi bagian dari pembelajaran, diikuti waktu istirahat hingga Dzuhur. Kegiatan nderes dan ayat-ayatan berlangsung pukul 13.00–14.00, diikuti tilawah tambahan hingga pukul 15.00, sebelum jamaah Ashar dan tilawah sore. Semua aktivitas ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari pembinaan akhlak dan pendidikan karakter yang menekankan tanggung jawab, kejujuran, dan ketekunan.

Aktivitas Malam: Hafalan, Literasi, dan Persiapan Istirahat

Sore hingga malam hari diisi dengan ngaji diniyah, makan, mandi, jamaah Maghrib, tilawah, dan membaca Surat Al-Mulk bersama. Puncak produktivitas malam berlangsung dari pukul 19.30 hingga 21.00 untuk setoran hafalan dan murojaah, kemudian literasi dan belajar hingga pukul 22.00. Setelah itu, santri beristirahat hingga pukul 03.00 keesokan harinya. Keseluruhan jadwal ini membentuk mental santri putri yang fokus, sabar, dan cinta ilmu.

gambar beberapa santri putri sedang belajar Al Quran bersama
Foto kegiatan malam santri putri di Pondok Tahfidz Al Muanawiyah: belajar bersama

Refleksi Semangat Santri Putri sebagai Teladan

Rutinitas disiplin santri putri di pondok tahfidz Al Muanawiyah menunjukkan bagaimana pendidikan karakter dan pembinaan akhlak berjalan seimbang dengan hafalan Al-Qur’an. Bagi santri modern, mengikuti jadwal ini adalah latihan ketekunan, kesabaran, dan komitmen terhadap ibadah dan ilmu. Adakalanya mereka menghadapi tantangan, namun lingkungan yang mendukung dan bimbingan guru membuat setiap santri tumbuh dengan kepercayaan diri dan semangat tinggi.

Bagi para orang tua dan calon santri putri yang ingin merasakan pendidikan Islami lengkap dengan pembinaan akhlak, hafalan Al-Qur’an, dan pengembangan karakter, Pondok Tahfidz Al Muanawiyah menawarkan program khusus kelas tahfidz murni. Dengan jadwal terstruktur dari Fajr hingga malam, santri belajar disiplin sambil menumbuhkan cinta ilmu dan iman. Daftar sekarang dan jadikan putri Anda bagian dari generasi muslimah tangguh yang siap menginspirasi. Kunjungi halaman pendaftaran PPTQ Al Muanawiyah.

Puncak HSN 2025 Al Muanawiyah, Persembahan Semangat Santri

Puncak HSN 2025 Al Muanawiyah, Persembahan Semangat Santri

Al MuanawiyahMalam Puncak HSN 2025 Al Muanawiyah menjadi momen penuh semangat dan refleksi bagi seluruh santri. Acara digelar pada Kamis, 23 Oktober 2025, pukul 19.30 WIB hingga selesai di Aula PPTQ Al Muanawiyah Jombang. Dengan tema “Santri Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, kegiatan ini menghadirkan suasana meriah yang sarat makna perjuangan dan kreativitas santri.

Acara dibuka dengan sambutan pengasuh pondok, Ustadz Amar, yang mengingatkan pentingnya semangat juang dan kemandirian santri. Doa pembuka pun dipimpin langsung oleh beliau. Hadir pula dewan juri Kepala SMPQ Al Muanawiyah, Ustadzah Lia, dan Ketua Pondok sekaligus perwakilan asatidz, Ustadzah Nicmah.

Ajang Kreativitas dan Keberanian Santri

Salah satu momen yang paling menarik adalah Catwalk Miss Al Muanawiyah. Para santri menampilkan kostum hasil kreasi sendiri. Ada yang mengenakan pakaian adat dengan mahkota dari kertas, ada pula yang tampil gagah dengan busana pejuang kemerdekaan. Kreativitas kostum menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian juri.

Selain itu, setiap kamar menampilkan karya seni terbaik mereka. Mulai dari drama, puisi musikal, tari tradisional dan modern, hingga musik religi. Semua persiapan dilakukan secara mandiri oleh santri—dari pengaturan musik, kostum, hingga properti. Kekompakan dan rasa percaya diri menjadi nilai utama dalam setiap penampilan.

gambar santri sedang menampilkan tari tradisional
Potret tampilan tari tradisional dan modern santri saat HSN 2025

Santri Hebat, Cerdas, dan Berkarakter

Tidak hanya menampilkan kreativitas, Puncak HSN 2025 Al Muanawiyah juga menjadi ajang adu kecerdasan. Dalam sesi Tanya Jawab Wawasan Islam Miss Al Muanawiyah, para peserta diuji dalam bidang fiqih kewanitaan, aqidah, dan nahwu. Tiga kamar terbaik melaju ke babak final dengan tantangan public speaking dan ujian terbuka MHQ juz 29 serta 30.

Persaingan berlangsung ketat namun penuh sportivitas. Hasil akhir diumumkan dengan penuh antusias.
-Kamar Terbersih: Kamar 6
-Penampilan Seni Terbaik: Juara 2 dari Kamar 3, Juara 1 dari Kamar 5
-Miss Al Muanawiyah 2025: Nazila Apriana Zahira Zulfa dari Surabaya

gambar santri menerima penghargaan kamar terbersih dari pengasuh pondok
Foto penerimaan piala bergilir apresiasi kamar terbersih Al Muanawiyah 2025

Membangun Kepemimpinan dan Jiwa Organisasi

Sebagaimana harapan pengasuh pondok, kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter santri. Seluruh konsep acara ditangani langsung oleh para santri. Dari perencanaan hingga pelaksanaan, mereka menunjukkan kemandirian dan kemampuan bekerja sama.

Melalui acara ini, santri belajar untuk memimpin, berorganisasi, dan mengekspresikan gagasan dengan percaya diri. Semangat kebersamaan pun tumbuh, menjadikan malam puncak ini simbol kekompakan dan daya juang kaum sarungan di era modern.

✨ Saksikan kembali keseruannya melalui kanal YouTube Al Muanawiyah dan rasakan semangat perjuangan santri dalam mengawal peradaban Islam yang gemilang.

HSN 2025 Al Muanawiyah Rayakan Semangat Kaum Sarungan

HSN 2025 Al Muanawiyah Rayakan Semangat Kaum Sarungan

Al MuanawiyahRabu, 22 Oktober 2025, menjadi hari yang penuh semangat di lingkungan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Muanawiyah Jombang. Sejak pagi, halaman pondok sudah ramai oleh para santri yang mengenakan busana khas pesantren untuk mengikuti upacara pembukaan HSN 2025 Al Muanawiyah.

Dalam suasana yang khidmat namun hangat, Pengasuh pondok Ustadz Amar memberikan pesan yang menggugah semangat. Ia mengingatkan bahwa Hari Santri adalah momentum kebangkitan generasi muda yang mewarisi semangat Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari.

“Tantangan kita sekarang adalah menjaga aqidah dari pemahaman kelompok yang menyesatkan. HSN ini menjadi titik bangkitnya santri. Sekarang, waktunya santri, kaum sarungan, aktif berperan dalam mensyiarkan keilmuan yang benar, berlandaskan Al-Qur’an dan hadits,” ungkap beliau.

Beliau juga menegaskan kepada para asatidz, bahwa santri hari ini adalah calon pemimpin masa depan yang akan meneruskan perjuangan para ulama.

“Anak-anak didik kita kelak akan menggantikan kita, memimpin dengan akhlak dan ilmu. Maka, mari didik mereka menjadi pribadi yang kuat. Kuatkan mereka dalam organisasi organisasi, hingga nanti mampu menjadi orang hebat. Kelak dapat mengisi posisi para pemimpin negeri di berbagai bidang,” tambahnya dengan penuh harapan.

Baca juga: Refleksi Makna Hari Santri Nasional 2025 di Era Digital

Jalan Sehat dan Bazar Penuh Keceriaan

Setelah upacara selesai, suasana berubah menjadi meriah. Ratusan santri berbaris rapi memulai jalan sehat keliling desa. Sambil membawa poster dan spanduk buatan sendiri, mereka meneriakkan yel-yel semangat santri yang menggema di sepanjang jalan. Warga sekitar pun tersenyum menyaksikan antusiasme mereka.

Kemeriahan berlanjut di halaman pondok. Aroma jajanan menggoda mulai tercium dari area bazar yang dikelola para santri. Ada makanan manis, gurih, dan minuman segar yang langsung diserbu begitu acara jalan sehat usai. Keceriaan makin terasa saat para santri saling bercanda dan menikmati hasil karya teman-temannya sendiri.

gambar santri putri sedang menunjukkan poster jalan sehat
Keceriaan santri saat jalan sehat HSN 2025

Semangat Santri untuk Negeri

Perayaan HSN 2025 Al Muanawiyah bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga bentuk nyata rasa syukur dan tekad untuk terus menebar nilai keislaman. Ustadz Amar berharap semangat “kaum sarungan” terus tumbuh, melahirkan generasi yang tangguh, cerdas, dan berakhlak.

Kegiatan akan berlanjut hingga puncak acara pada malam berikutnya. Jangan lewatkan keseruannya dan ikuti momen spesial ini melalui media sosial resmi Al Muanawiyah.

Santri Al Muanawiyah Bersinar di Lomba Keagamaan Islam 2025

Santri Al Muanawiyah Bersinar di Lomba Keagamaan Islam 2025

Al MuanawiyahAjang Lomba Keagamaan Islam 2025 tingkat SMP Kabupaten Jombang menjadi wadah bagi santri Pondok Tahfidz Al Muanawiyah untuk menunjukkan kemampuan dan semangat berprestasi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang dengan berbagai cabang lomba, antara lain Tartil Al-Qur’an, Qiro’ah/MTQ, Cerdas Cermat Islam (CCI), Banjari, Pildaraja, Hafalan Al-Qur’an, Membaca Kitab Alala, Kaligrafi, dan Musabaqah Syahril Qur’an (MSQ).

Para peserta yang berpartisipasi dari PPTQ Al Muanawiyah Jombang meliputi:

  • Pildaraja: Asyafa Robiatul Adawiyah (kelas VIII)

  • Cerdas Cermat Islam: Nichlah Tazkiyatul Badi’ah (kelas VIII), Ailena Azka Ashfya (kelas IX), Nazila Apriana Zahira Zulfa (kelas IX)

  • Qiro’ah: Fatimatuzzahroh (kelas IX)

  • Tartil Al-Qur’an: Syafa’ah Putri Rahmawan (kelas IX)

  • Membaca Kitab Alala: Sita Aulia Dewi Sa’adah (kelas IX)

  • Hafalan Al-Qur’an: Ni’ma Hijria (kelas IX)

  • Kaligrafi: Azkiya Zahra Immania Rabbani (kelas IX)

  • Musabaqah Syahril Qur’an (MSQ): Chanjuan Zahwa Immania Rabbani (kelas VIII), Lathifatus Shafa Jalilah (kelas VIII), dan Sania Auliya Nuraini (kelas IX)

Dalam kompetisi tersebut, Syafa’ah Putri Rahmawan berhasil meraih Juara I Tartil Al-Qur’an, Fatimatuzzahroh meraih Juara Harapan III Qiro’ah, dan tim Cerdas Cermat Islam menyabet Juara Harapan II. Sebuah pencapaian luar biasa bagi sekolah yang terbilang baru berdiri.

Baca juga: Tuntas Pelaksanaan ANBK 2025 di SMP Qur’an Al Muanawiyah

gambar cerdas cermat islam lomba keagamaan islam 2025
Kondisi pelaksanaan lomba keagamaan Islam 2025 cabang Cerdas Cermat Islam

Persiapan Lomba Keagamaan Islam 2025

Di balik keberhasilan tersebut, terdapat perjuangan panjang dari para santri dan bimbingan intensif dari para guru pendamping.  Latihan dilakukan hampir setiap hari setelah setoran pagi dan setelah kegiatan malam di pondok. Para peserta juga berlatih mandiri dengan antusias di sela waktu luang. Semangat belajar mereka tumbuh bukan karena kompetisi semata, tetapi karena niat mempersembahkan karya terbaik untuk Islam.

Pelaksanaan Lomba Keagamaan Islam 2025 kali ini memiliki tantangan tersendiri. Waktu latihan terbilang singkat karena arahan teknis baru dikirimkan mendekati pelaksanaan. Namun, semangat para santri tidak surut. Proses diskusi pemilihan peserta terbaik berjalan penuh dinamika, memperlihatkan komitmen Al Muanawiyah untuk mengirimkan perwakilan yang benar-benar siap.

Seperti disampaikan oleh Ustadzah Norma Yunita, S.Pd., Waka Kesiswaan SMP Qur’an Al-Muanawiyah,

“Kami bersyukur, meski waktu terbatas, para santri menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Mereka bukan hanya berlatih untuk lomba, tapi juga belajar tentang makna ikhtiar dan kebersamaan. Semoga semangat ini menjadi bekal berharga untuk perjalanan mereka ke depan.”

Selain dukungan guru, doa orang tua, serta bimbingan pengasuh pondok, menjadi penguat mental bagi seluruh peserta.

Kendati beberapa cabang belum berhasil meraih juara, seluruh peserta telah memberikan yang terbaik. Bagi Al Muanawiyah, prestasi sejati bukan sekadar trofi, tetapi keberanian untuk tampil, belajar, dan tumbuh di setiap kesempatan.

Dengan semangat Qur’ani yang terus dijaga, komitmen Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Muanawiyah membuktikan bahwa lembaga baru pun mampu bersaing dan berprestasi di tingkat kabupaten.

Tuntas Pelaksanaan ANBK 2025 di SMP Qur’an Al Muanawiyah

Tuntas Pelaksanaan ANBK 2025 di SMP Qur’an Al Muanawiyah

Al MuanawiyahSMP Qur’an Al Muanawiyah menggelar rangkaian kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025. Sebelum pelaksanaan utama, terlebih dahulu dilaksanakan gladi pada tanggal 19–20 Agustus. Gladi ini menjadi ajang pemantapan sekaligus uji coba kesiapan sarana, jaringan, dan keterampilan siswi dalam menghadapi ujian berbasis komputer. Setelah berjalan dengan lancar, sekolah kemudian bersiap menyongsong ANBK utama yang digelar pada 25–26 Agustus.

Peserta kegiatan tahun ini adalah 16 siswi kelas VIII yang dibagi dalam dua sesi setiap harinya. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 hingga 09.40, sedangkan sesi kedua berlangsung pada pukul 10.40 hingga 12.50. Dengan pembagian tersebut, seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan lebih nyaman dan kondusif. Kehadiran para siswi pun patut diapresiasi karena mencapai 100%, menandakan kesungguhan mereka dalam menghadapi asesmen ini.

Gambar siswa SMP Quran Al Muanawiyah Jombang melaksanakan ANBK 2025
Pelaksanaan ANBK 2025 SMPQ Al Muanawiyah Jombang

Di balik kelancaran acara ini, terdapat peran besar panitia yang bekerja sama dengan penuh tanggung jawab. Kepala sekolah, Lia Amirotus Zakiyah, S.Pd., bertindak sebagai penanggung jawab, dengan dukungan Noviyanti Finisa Nirmala, S.Pd., selaku ketua sekaligus proktor. Selain itu, para panitia lain dari tenaga kependidikan juga turut berikhtiar dengan penuh tanggung jawab agar kegiatan berlangsung sukses tanpa hambatan berarti. Pelaksanaan ANBK berpusat di laboratorium komputer SMP Qur’an Al Muanawiyah. Alhamdulillah, perangkat komputer, laptop, dan jaringan telah disiapkan dengan baik, bahkan sebelumnya berhasil melakukan sinkronisasi dengan pusat. Hal ini membuktikan bahwa kesiapan sekolah dari segi sarana prasarana sudah memenuhi standar.

Baca juga: MPLS Ramah 2025 Mengawali Perjalanan Siswa Baru

Harapan Besar dari Pelaksanaan ANBK SMP

Kegiatan ANBK bukan sekadar evaluasi kemampuan literasi dan numerasi siswi, tetapi juga menjadi salah satu upaya meningkatkan mutu sekolah. Harapan besar disampaikan oleh Waka Kurikulum sekaligus Koordinator ANBK, Noviyanti Finisa Nirmala, S.Pd., yang menekankan pentingnya asesmen ini untuk menumbuhkan kualitas pembelajaran, lingkungan belajar yang sehat, serta karakter siswi yang unggul. Ia berharap, dari SMP Qur’an Al Muanawiyah akan lahir generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga melek teknologi dan siap berkontribusi bagi dunia pendidikan Indonesia.

Dengan semangat dan doa yang mengiringi, SMP Qur’an Al Muanawiyah optimis bahwa pelaksanaan ANBK tahun ini akan membawa hasil terbaik, sekaligus menjadi langkah maju menuju pendidikan berkualitas yang seimbang antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan.

Semarak HUT RI Ke-80 Al Muanawiyah Jombang

Semarak HUT RI Ke-80 Al Muanawiyah Jombang

Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia selalu menjadi momen penuh makna bagi seluruh rakyat. Hal ini juga terasa di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al Muanawiyah Jombang. Tahun 2025 ini, pesantren ikut merayakan HUT RI Ke-80 Al Muanawiyah dengan semangat kebersamaan yang luar biasa. Bagi para santri, momentum ini bukan sekadar perayaan, melainkan cara untuk mengenang jasa para pahlawan. Lebih dari itu, santri juga belajar menghayati arti kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan di pesantren berlangsung meriah sekaligus mendidik. Para santri mengikuti berbagai acara dengan penuh antusias. Ada malam kebersamaan dengan bakar-bakar, upacara bendera, hingga lomba-lomba kreatif yang mengasah kerja sama. Selain itu, kegiatan seperti lomba tongkat sahabat, tebak surat, puzzle ayat, balap sarung, dan sendok kelereng membuat suasana semakin hangat.

Tidak berhenti di situ, santri juga diajak memperkuat nilai religius melalui doa dan tahlil bersama. Kemudian, ada pula nonton bareng film bertema nasionalisme yang memberikan pelajaran berharga. Dengan demikian, seluruh kegiatan menghadirkan suasana menyenangkan, penuh tawa, sekaligus mengandung nilai pendidikan.

Peringatan HUT RI Ke-80 pondok pesantren tahfidz putri JOmbang Al Muanawiyah
Semarak peringatan HUT RI ke-80 PPTQ Al Muanawiyah Jombang

Pesan Pengasuh dalam HUT RI Ke-80 Al Muanawiyah

Dalam momen HUT RI Ke-80 Al Muanawiyah, Pengasuh pesantren menyampaikan pesan inspiratif. Pertama, beliau menekankan pentingnya bersatu sebagaimana firman Allah dalam QS. Ali Imran ayat 103:

“وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا”

yang artinya “Berpeganglah kalian semuanya pada tali Allah, dan janganlah kalian bercerai-berai.”

Selain itu, santri juga diajak untuk memahami arti berdaulat. Menurut beliau, rakyat harus berani menegakkan kebenaran serta menolak kebatilan, bahkan saat pemimpin tidak bersikap adil. Kemudian, beliau menekankan peran santri dalam menjadi bagian dari Indonesia maju. Hal ini bisa diwujudkan dengan cara terbaik sesuai peran masing-masing. Seorang guru mendidik dengan penuh dedikasi. Seorang pemimpin membawa keadilan. Sementara seorang murid berusaha menjadi insan luar biasa yang kelak berkontribusi bagi bangsa.

Selanjutnya, beliau menegaskan bahwa kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Beliau mengutip sebuah pesan: “When one generation tolerates one sin, the next generation celebrates the sin, then the generation after did not know that it’s sin.” Oleh karena itu, santri diingatkan untuk tidak menormalisasi kesalahan. Sebab, jika hal itu dibiarkan, akan menimbulkan bahaya besar di masa depan.

Peringatan HUT RI Ke-80 Al Muanawiyah menjadi momen penuh hikmah. Di satu sisi, kegiatan menghadirkan keceriaan. Namun di sisi lain, ia juga menanamkan rasa syukur dan tanggung jawab. Harapannya, para santri tidak hanya mampu menjaga nilai kemerdekaan, tetapi juga merawatnya dengan ilmu dan akhlak mulia. Dengan semangat belajar serta tekad kuat, santri Al Muanawiyah siap menjadi generasi penerus bangsa. Mereka diharapkan tumbuh menjadi insan berilmu, berakhlak, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Puncak Milad ke-5, Pengasuh Menegaskan Komitmen Bersama

Puncak Milad ke-5, Pengasuh Menegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 9 Agustus 2025 menjadi malam penuh keberkahan bagi Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Muanawiyah Jombang. Puncak Milad ke-5 yang dilaksanakan ba’da Isya ini dihadiri jajaran asatidzah, santri, wali santri, serta masyarakat sekitar. Acara diawali dengan pengajian bersama ibu-ibu masyarakat sekitar ba’da maghrib. Dilanjutkan oleh puncak acara yang dibuka dengan lantunan sholawat oleh tim banjari Al Muanawiyah. Berikutnya penampilan para pemenang lomba, mauidzoh hasanah dari pengasuh, dan ditutup dengan doa bersama. Tak lupa juga pemberian apresiasi bagi santri dan asatidzah terbaik, sebagai bentuk pemberian motivasi agar terus megoptimalkan kontribusi terbaiknya.

foto bersama pengasuh pondok dan para santri yang menerima apresiasi dalam acara puncak milad ke-5 PPTQ Al Muanawiyah Jombang
Pemberian apresiasi saat malam puncak milad ke-5 Al Muanawiyah Jombang

Pengasuh pondok, A. Muammar Sholahudin, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur mendalam atas perjalanan lima tahun Al Muanawiyah. Beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, santri, asatidzah, dan donatur yang telah mendukung perkembangan pondok, sambil mengenang perjuangan mengembangkan pondok ini,

“Saya ingat lima tahun lalu bagaimana kita menerima 2 orang santri pertama. Tujuan awal saya hanyalah untuk menjaga hafalannya Uma (Ita Harits). Akhirnya saya buatkan website, poster, saya desain sendiri. Rancangan program belum matang, jelas bingung ini santri mau dikasih apa, diajak ngapain. Akhirnya simakan dulu sampai menunggu santri baru lainnya. Alhamdulillah 1 minggu kemudian, datanglah 7 santri. Jadi awal berdiri kita punya 9 santri.”

Baca juga: Mbah Bolong dan Warga Meriahkan Kajian Milad ke-5

Dalam mauidzoh hasanah, beliau juga menegaskan bahwa semakin tinggi pohon, semakin kencang juga angin yang menerpanya. Maka penting agar selalu meluruskan niat dan komitmen bersama. Beliau berpesan kepada asatidzah agar selalu meluruskan niat: menjaga dan mengamalkan hafalan Al-Qur’an bagi yang sudah memiliki hafalan. Kemudian, memberikan pelayanan terbaik untuk para penghafal Al-Qur’an.

Pesan Milad ke-5 dari Kepala Sekolah SMPQ Al Muanawiyah

Ustadzah Lia Amirotus Zakiyah, S.Pd., Kepala SMPQ Al Muanawiyah, turut berbagi kenangan perjuangan awalnya.

“Saya ingat betul tahun 2022, pertama kali saya ke sini kelas belum ada bangkunya. Muridnya juga hanya sedikit. Saya sampai ragu apa betul sekolah ini, rasanya ingin mundur. Tetapi ibu saya berpesan, niatkan untuk mengamalkan ilmu, insyaAllah nanti berkah. Alhamdulillah 3 tahun berjalan, pertumbuhannnya sangat pesat. Fasilitas bertambah, sudah terakreditasi A, itu adalah capaian yang patut kita apresiasi bersama.”

Kegiatan malam itu ditutup dengan pemutaran video recap, doa bersama, dan makan malam yang penuh kehangatan. Puncak Milad ke-5 ini menjadi momen refleksi agar terus menjaga visi Al Muanawiyah. Menjadi lembaga terdepan dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga langkah ini senantiasa diridai Allah, diberi kekuatan untuk istiqamah, dan menjadi sumber kebermanfaatan bagi santri, wali santri, pengasuh, asatidz, serta warga sekitar.

Saksikan rekaman ulang kegiatan tersebut di kanal YouTube Al Muanawiyah

Khotmil Qur’an Bil Ghoib Menyemarakkan Milad ke-5 Pondok

Khotmil Qur’an Bil Ghoib Menyemarakkan Milad ke-5 Pondok

Al MuanawiyahMasih dalam rangka milad ke-5 Al Muanawiyah, para santri melaksanakan kegiatan Khotmil Qur’an bil Ghoib yang penuh makna. Acara dimulai pada Jumat malam pukul 21.00 WIB (08/08/2025) dan berlanjut hingga Sabtu sore. Selama hampir satu hari penuh dengan jeda di malam hari untuk istirahat, sekitar 100 santri melantunkan ayat suci Al-Qur’an tanpa melihat mushaf, sebagai bentuk latihan menjaga hafalan yang telah diamanahkan.

Proses khataman dilakukan dengan sistem simakan. Setiap santri membaca hafalan sesuai bagian yang telah ditentukan, sementara 1 orang lainnya berperan sebagai penyimak. Agar tidak memakan waktu yang panjang, santri pembaca dan penyimak urutan selanjutnya juga sudah bersiap di panggung. Metode ini memastikan bacaan tetap terjaga kemurniannya, meminimalisir kesalahan pelantunan hafalan santri dilakukan tanpa melihat Al-Qur’an. Suasana terasa khusyuk dan mengharukan ketika lantunan hafalan bersahut-sahutan di halaman pondok, menciptakan gema yang menyejukkan hati.

foto beberapa santri sedang khotmil Qur'an dalam acara milad ke-5 PPTQ Al Muanawiyah Jombang
Kegiatan khotmil Qur’an dalam acara milad ke-5 PPTQ Al Muanawiyah Jombang

Kegiatan ini bukan hanya menyemarakkan peringatan milad, tetapi juga menguatkan hafalan para santri. Dengan mengulang bacaan secara bersama-sama, daya ingat akan semakin kuat dan kesalahan dapat segera diperbaiki. Di sisi lain, masyarakat sekitar juga mendapatkan manfaat spiritual. Suara merdu bacaan Al-Qur’an yang terdengar hingga luar pondok diharapkan membawa ketenangan dan keberkahan bagi lingkungan sekitar.

Harapan dan Rangkaian Milad ke-5 PPTQ Al Muanawiyah Jombang

Hari ini, rangkaian milad dilanjutkan dengan pengajian ibu-ibu selepas Maghrib. Puncak acara milad akan digelar selepas Isya, dihadiri oleh para asatidz, pengasuh, dan seluruh santri. Dua hari sebelumnya, berbagai lomba seperti Pilihan Da’i Remaja (Pildaraja), Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ), dan Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ) telah sukses digelar untuk menumbuhkan semangat belajar dan mengasah kemampuan santri.

Milad ini diharapkan membawa kebermanfaatan besar bagi seluruh elemen pondok: santri, wali santri, pengasuh dan asatidz, serta warga sekitar. Keberkahan dari lantunan ayat suci dan doa bersama menjadi harapan agar perjalanan pondok terus diberkahi.

Jangan lewatkan puncak acara malam ini dan rangkaian kegiatan milad ke-5 Al Muanawiyah lainnya. Saksikan siarannya secara langsung melalui kanal YouTube resmi Al Muanawiyah dan rasakan kemeriahannya dari rumah Anda.